SandeKennedy – Framework memperluas portofolio produknya dengan menghadirkan SKU terbaru dalam format mini-ITX. Setelah sebelumnya memasuki pasar desktop melalui Framework Desktop, perusahaan kini menawarkan PC berukuran ringkas dengan spesifikasi yang ditujukan untuk kebutuhan komputasi berperforma tinggi.
Meski hanya memiliki volume sekitar 4,1 liter, perangkat ini dibekali APU AMD Ryzen AI Max+ Pro 495 dan konfigurasi RAM hingga 192 GB. Kombinasi tersebut menjadikannya sebagai salah satu mini PC dengan spesifikasi paling tinggi yang pernah diperkenalkan Framework.
“Baca Juga: AMD dan Anthropic Perluas Infrastruktur AI dengan MI450″
Perangkat ini menyasar pengguna profesional, kreator konten, hingga pengembang AI yang membutuhkan performa tinggi dalam ukuran yang tetap hemat ruang.
Ditenagai Ryzen AI Max+ Pro 495 dengan CPU 16-Core
Framework membekali mini PC terbarunya dengan APU AMD Ryzen AI Max+ Pro 495. Chip ini mengusung CPU 16-core berbasis arsitektur Zen 5 yang mampu mencapai kecepatan hingga 5,2 GHz.
Untuk kebutuhan grafis, prosesor tersebut dipadukan dengan GPU terintegrasi Radeon 8065S berbasis arsitektur RDNA 3.5. GPU ini memiliki 40 Compute Unit dengan kecepatan hingga 3 GHz.
Framework mengklaim kombinasi CPU dan GPU tersebut mampu menjalankan berbagai game AAA pada resolusi Full HD tanpa memerlukan kartu grafis diskret. Hal ini menjadi nilai tambah mengingat perangkat hadir dalam ukuran mini-ITX yang sangat ringkas.
Meski demikian, pengguna tetap memiliki opsi untuk meningkatkan kemampuan grafis karena tersedia satu slot PCIe x4 yang dapat digunakan untuk memasang kartu grafis tambahan.
RAM Hingga 192 GB untuk Beban Kerja AI Lokal
Salah satu daya tarik utama mini PC ini adalah kapasitas memorinya yang mencapai 192 GB LPDDR5x. Kapasitas tersebut jauh melampaui kebutuhan komputasi harian maupun gaming.
Framework menyebut konfigurasi tersebut dirancang untuk pengguna yang menjalankan model kecerdasan buatan secara lokal. Memori berkapasitas besar memungkinkan model AI berukuran besar dimuat langsung ke dalam sistem tanpa bergantung pada layanan cloud.
Perusahaan bahkan mengklaim perangkat ini mampu menjalankan model seperti DeepSeek-V4-Flash dalam format Q8. Kemampuan tersebut menjadikan mini PC ini menarik bagi peneliti AI, pengembang aplikasi berbasis machine learning, maupun profesional yang membutuhkan komputasi lokal dengan kapasitas memori besar.
Harga Diperkirakan Lebih Mahal dari Generasi Sebelumnya
Framework belum mengungkap harga resmi untuk varian terbaru ini. Namun, perusahaan mengisyaratkan bahwa model dengan RAM 192 GB akan dibanderol lebih mahal dibandingkan versi sebelumnya.
Sebagai perbandingan, model Framework Desktop dengan Ryzen AI Max+ 395 dan RAM 128 GB saat ini dijual seharga US$3.449. Saat pertama kali diperkenalkan pada Februari 2025, konfigurasi tersebut memiliki harga awal US$1.999.
Peningkatan kapasitas RAM diperkirakan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong kenaikan harga perangkat. Karena itu, varian terbaru diperkirakan dapat dijual dengan harga di atas US$4.000, meski angka tersebut masih sebatas perkiraan dan belum dikonfirmasi oleh Framework.
“Baca Juga: Google Kena Denda Rp17,95 Triliun dari Uni Eropa”
Jadwal Peluncuran Masih Belum Diumumkan
Selain belum mengumumkan harga resmi, Framework juga belum mengungkap jadwal ketersediaan mini PC terbaru ini di pasar. Perusahaan hanya memperkenalkan spesifikasi dan konfigurasi yang akan ditawarkan.
Dengan menggabungkan prosesor AMD Ryzen AI Max+ Pro 495, GPU Radeon 8065S, RAM hingga 192 GB, serta desain mini-ITX berukuran 4,1 liter, Framework menghadirkan solusi komputasi berperforma tinggi dalam bodi yang ringkas. Perangkat ini diposisikan sebagai pilihan bagi pengguna profesional yang membutuhkan kemampuan komputasi AI, produktivitas, maupun gaming tanpa harus menggunakan desktop berukuran besar.




Leave a Reply