SandeKennedy – NVIDIA memperkenalkan dua inovasi utama untuk mendukung pusat data AI berskala besar, yang mereka sebut sebagai “gigawatt AI factories”. Melalui arsitektur Vera Rubin NVL144 dan Kyber. Perusahaan berfokus meningkatkan efisiensi energi serta performa komputasi yang esensial bagi era AI generatif. Inovasi ini diumumkan pada ajang OCP Global Summit dengan dukungan lebih dari 50 mitra industri global. NVIDIA ingin menciptakan infrastruktur yang lebih terbuka, hemat energi, dan berkapasitas besar untuk menjawab kebutuhan komputasi masa depan.
“Baca Juga: Microsoft Tegaskan Xbox Masih Tersedia di Target dan Walmart”
VERARUBIN NVL144 MGX: SERVER MODULAR DENGAN DESAIN TERBUKA DAN PENDINGIN CAIR
Vera Rubin NVL144 MGX adalah server modular dengan desain terbuka yang menggunakan pendingin cair sepenuhnya. Sistem ini mengadopsi midplane PCB menggantikan koneksi kabel tradisional, sehingga proses rakit dan perawatan server menjadi lebih efisien dan cepat. Server ini mendukung NVIDIA ConnectX-9 dengan kecepatan hingga 800 GB/s dan Rubin CPX untuk AI inference skala besar. NVIDIA menargetkan Vera Rubin NVL144 akan tersedia pada akhir 2026, dengan dukungan dari lebih 50 mitra MGX di seluruh dunia.
Standar MGX memudahkan sistem dari berbagai vendor untuk dipasang dan dikembangkan secara fleksibel. Dengan peningkatan efisiensi pendinginan dan distribusi daya, Vera Rubin NVL144 akan menjadi fondasi utama pusat data AI generasi berikutnya yang mendukung kebutuhan skala besar dan kompleks.
KYBER: SISTEM SERVER DENSITAS TINGGI DENGAN TEKNOLOGI DAYA 800 VDC
Selain Vera Rubin, NVIDIA juga memperkenalkan Kyber, penerus arsitektur Oberon yang dirancang menampung hingga 576 GPU Rubin Ultra dalam satu rak server. Kyber menggunakan desain vertikal untuk meningkatkan kepadatan komputasi secara signifikan. Sistem ini memanfaatkan tegangan 800 volt DC (VDC), yang mampu mentransmisikan daya 150% lebih besar dibandingkan sebelumnya.
Penggunaan 800 VDC ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tapi juga mengurangi kebutuhan bahan tembaga secara signifikan. Peralihan ke sistem tegangan tinggi ini menjadi langkah strategis NVIDIA untuk menekan biaya material sekaligus mendukung skalabilitas besar di pusat data AI.
PERLUASAN NVLINK FUSION UNTUK KONEKTIVITAS OPTIMAL ANTAR CHIP
Untuk melengkapi ekosistemnya, NVIDIA memperluas teknologi NVLink Fusion yang memungkinkan CPU dan chip custom dari mitra seperti Intel, Samsung, dan Qualcomm terhubung langsung dengan infrastruktur NVIDIA. Dengan dukungan ini, komunikasi data antar perangkat menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga meningkatkan kinerja keseluruhan sistem AI.
Pendekatan ini membantu NVIDIA menciptakan lingkungan komputasi yang terbuka dan terintegrasi, memudahkan pengembang dan perusahaan untuk mengoptimalkan arsitektur AI dengan hardware yang beragam.
“Baca Juga: ASUS Rilis Ascent GX10, Superkomputer AI Ringkas dengan NVIDIA”
TANTANGAN DAN PANDANGAN KE DEPAN UNTUK ERA AI BERKAPASITAS BESAR
Inovasi NVIDIA ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan industri pusat data berbasis AI. Dengan meningkatnya kebutuhan komputasi untuk AI generatif, teknologi seperti Vera Rubin NVL144 dan Kyber akan mendukung pencapaian efisiensi energi sekaligus kapasitas komputasi besar.
Mitra industri yang kuat dan standar terbuka mempercepat pembangunan “gigawatt AI factories” yang dapat memenuhi permintaan global. NVIDIA menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi demi menghadirkan arsitektur AI yang lebih hemat energi, fleksibel, dan scalable untuk masa depan digital yang penuh tantangan.




Leave a Reply