SandeKennedy – Thermal Grizzly resmi menambahkan Intel Core Ultra 7 270K Plus ke dalam lini TG Delidded CPU mereka. Sebelumnya, perusahaan tersebut lebih dulu menghadirkan versi delidded dari Intel Core Ultra 9 285K.
Proses delidding kembali menjadi sorotan karena dianggap mampu membuka potensi performa dan pendinginan CPU secara lebih maksimal. Pendekatan ini cukup populer di kalangan enthusiast dan overclocker PC kelas atas.
Core Ultra 7 270K Plus sendiri merupakan bagian dari lini Intel Arrow Lake Refresh untuk soket LGA1851. Seri ini dikenal menawarkan kombinasi performa dan harga yang lebih menarik dibanding beberapa generasi sebelumnya.
“Baca Juga: LG UltraGear 25G590B Debut untuk Gamer Esports”
Melalui versi delidded, Thermal Grizzly mencoba menghadirkan CPU yang sudah dimodifikasi secara profesional untuk pengguna yang menginginkan suhu lebih rendah dan headroom overclock lebih tinggi.
Pendekatan seperti ini cukup berbeda dibanding pengguna melakukan delidding secara mandiri. Proses tersebut memang mampu meningkatkan performa, tetapi juga memiliki risiko tinggi terhadap kerusakan hardware.
Karena itu, Thermal Grizzly mencoba menawarkan solusi siap pakai bagi enthusiast yang ingin mendapatkan manfaat delidding tanpa melakukan modifikasi sendiri.
Proses Delidding Dilakukan Secara Khusus dan Bertahap
Pada proses modifikasinya, Thermal Grizzly terlebih dahulu melepas heatspreader dari CPU. Langkah ini menjadi inti utama dari proses delidding.
Setelah heatspreader dilepas, permukaan CPU dibersihkan secara menyeluruh. Tahap ini penting untuk memastikan transfer panas dapat berjalan lebih optimal ketika menggunakan material pendingin baru.
Thermal Grizzly kemudian melakukan pengamplasan ringan pada bagian die CPU. Tujuannya adalah meningkatkan daya rekat liquid metal yang digunakan untuk membantu proses transfer panas.
Liquid metal sendiri dikenal memiliki konduktivitas termal jauh lebih baik dibanding thermal paste biasa. Karena itu, banyak overclocker menggunakan metode ini untuk menurunkan suhu CPU secara signifikan.
Setelah proses modifikasi selesai, setiap CPU melewati tahap pengujian fungsionalitas. Hasil pengujian tersebut didokumentasikan dalam bentuk screenshot yang disimpan ke USB di dalam paket penjualan.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa perusahaan ingin memastikan setiap unit tetap berada dalam kondisi stabil sebelum dikirim ke pengguna akhir.
Risiko Hilangnya Garansi Jadi Tantangan Utama
Salah satu konsekuensi terbesar dari proses delidding adalah hilangnya garansi resmi dari Intel. Ketika heatspreader dilepas, CPU dianggap telah dimodifikasi di luar standar pabrik.
Risiko tersebut menjadi alasan utama mengapa banyak pengguna umum enggan melakukan delidding sendiri. Selain potensi kehilangan garansi, kesalahan kecil juga bisa menyebabkan kerusakan permanen pada prosesor.
Thermal Grizzly tampaknya memahami kekhawatiran tersebut. Karena itu, perusahaan menawarkan garansi tambahan di luar garansi penjual untuk lini TG Delidded CPU mereka.
Langkah tersebut menjadi salah satu nilai jual utama produk ini dibanding modifikasi mandiri. Pengguna mendapatkan CPU yang sudah dimodifikasi profesional dengan perlindungan tambahan dari perusahaan.
Meski begitu, produk seperti ini tetap ditujukan untuk kalangan enthusiast dan overclocker. Pengguna umum kemungkinan tidak membutuhkan modifikasi ekstrem seperti ini untuk penggunaan sehari-hari.
Dalam dunia PC enthusiast, delidding memang sudah lama dianggap sebagai salah satu metode paling efektif untuk menurunkan suhu prosesor flagship modern.
Delidding Berikan Penurunan Suhu Signifikan
Manfaat utama dari delidding berada pada sektor termal dan overclocking. Dengan transfer panas yang lebih efisien, CPU dapat berjalan pada suhu lebih rendah meski menggunakan clock speed tinggi.
Berdasarkan pengujian yang dilakukan der8auer, Core Ultra 7 270K Plus mencatat sekitar 47.000 poin pada Cinebench R23 sebelum proses delidding dilakukan.
Dalam kondisi tersebut, CPU berjalan pada overclock 5,7GHz dengan suhu maksimum mencapai 86 derajat Celsius. Angka tersebut masih tergolong cukup tinggi untuk penggunaan intensif jangka panjang.
Setelah delidding dilakukan, suhu prosesor turun drastis hingga sekitar 65 derajat Celsius. Penurunan suhu lebih dari 20 derajat ini menjadi salah satu keuntungan terbesar metode tersebut.
Tidak hanya suhu yang membaik, performa juga meningkat. CPU berhasil mencapai sekitar 49.000 poin Cinebench R23 dengan overclock lebih tinggi di angka 5,8GHz.
Hasil tersebut menunjukkan bagaimana efisiensi pendinginan dapat memberikan ruang tambahan bagi peningkatan performa prosesor modern.
“Baca Juga: Game Dungeons & Dragons dari Giant Skull Dihentikan”
Harga Hampir Dua Kali Lipat dari MSRP Intel
Meski menawarkan peningkatan performa dan pendinginan, harga versi delidded ini tentu jauh lebih mahal dibanding varian standar. Thermal Grizzly membanderol Core Ultra 7 270K Plus sekitar Rp9,2 jutaan.
Sebagai perbandingan, MSRP resmi dari Intel untuk prosesor tersebut berada di kisaran Rp5,1 jutaan. Artinya, harga versi delidded hampir dua kali lipat dibanding produk standar.
Kenaikan harga tersebut mencerminkan proses modifikasi manual, pengujian tambahan, serta garansi ekstra yang diberikan Thermal Grizzly. Produk ini jelas tidak ditujukan untuk pasar mainstream.
Namun bagi kalangan enthusiast, harga seperti itu dianggap sepadan dengan peningkatan suhu dan performa yang diperoleh. Terutama untuk pengguna yang fokus pada overclock ekstrem dan benchmark kompetitif.
Kehadiran produk seperti ini juga menunjukkan bahwa komunitas PC enthusiast masih memiliki pasar yang cukup kuat. Modifikasi hardware tingkat tinggi tetap menjadi bagian penting dalam budaya overclocking modern.
Dengan hadirnya Core Ultra 7 270K Plus versi delidded, Thermal Grizzly kembali memperkuat reputasi mereka sebagai salah satu perusahaan paling aktif di dunia pendinginan dan modifikasi hardware PC premium.




Leave a Reply