Capcom Tarik Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition dari Toko

Capcom Tarik Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition dari Toko

SandeKennedy – Capcom mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan penjualan Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition beserta sejumlah DLC tambahan dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil menjelang peluncuran ekspansi besar Dark Arisen yang baru saja diumumkan.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui kanal resmi Capcom. Perusahaan menjelaskan bahwa delisting dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian dan pengembangan konten baru untuk Dragon’s Dogma 2.

Langkah ini sebenarnya bukan hal yang asing di industri game modern. Banyak publisher memilih merapikan katalog digital mereka ketika akan menghadirkan ekspansi besar atau model distribusi baru.

“Baca Juga: SNK Rayakan 30 Tahun Metal Slug dengan Dua Game Baru”

Namun, keputusan Capcom tetap menarik perhatian karena jumlah konten yang akan dihapus dari toko digital cukup banyak. Tidak hanya Deluxe Edition, sejumlah DLC individual juga akan ikut dihentikan penjualannya.

Bagi pemain yang belum membeli paket-paket tersebut, waktu untuk mendapatkannya kini semakin terbatas. Sementara itu, pemain yang sudah melakukan pembelian tidak perlu khawatir karena akses terhadap seluruh konten tetap dipertahankan.

Pengumuman ini sekaligus menjadi sinyal bahwa Capcom tengah mempersiapkan fase baru untuk Dragon’s Dogma 2 melalui ekspansi Dark Arisen.

Dark Arisen Jadi Alasan Capcom Merombak Katalog Dragon’s Dogma 2

Menurut penjelasan Capcom, keputusan untuk melakukan delisting berkaitan dengan pengembangan konten tambahan dan berbagai penyesuaian untuk title update mendatang.

Update yang dimaksud adalah ekspansi Dark Arisen yang sebelumnya diumumkan dalam Nintendo Direct terbaru. DLC tersebut diproyeksikan menjadi salah satu pembaruan terbesar untuk Dragon’s Dogma 2.

Dark Arisen akan membawa pemain ke wilayah baru bernama Norgan. Area tersebut disebut menghadirkan berbagai tantangan, musuh baru, dan hadiah eksklusif yang dapat diperoleh selama petualangan.

Kehadiran ekspansi besar seperti ini sering kali diikuti perubahan strategi distribusi konten. Publisher biasanya menggabungkan DLC lama ke dalam paket baru atau merancang edisi yang lebih lengkap untuk menarik pemain baru.

Capcom memang belum menjelaskan secara rinci alasan teknis di balik delisting tersebut. Namun, banyak pemain menduga perusahaan sedang menyiapkan struktur paket baru menjelang peluncuran Dark Arisen.

Jika benar demikian, Dragon’s Dogma 2 berpotensi mendapatkan edisi baru yang berisi game utama beserta ekspansi dan sejumlah DLC dalam satu paket.

Meski masih sebatas dugaan, langkah Capcom sejauh ini mengarah pada perubahan yang cukup besar bagi game tersebut.

Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition dan Banyak DLC Akan Hilang dari Toko Digital

Capcom mengonfirmasi bahwa proses delisting akan dimulai pada 25 Juni 2026 pukul 00.00 UTC. Setelah waktu tersebut, Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition tidak lagi tersedia untuk dibeli.

Penghapusan ini berlaku untuk seluruh platform utama, termasuk PlayStation 5, Xbox Series X|S, dan Steam.

Selain Deluxe Edition, sejumlah DLC individual juga akan ikut dihentikan penjualannya. Konten yang terdampak mencakup berbagai item kosmetik, item pendukung, hingga paket mata uang dalam game.

Berikut beberapa DLC yang akan dihapus dari toko digital:

  • Dragon’s Dogma 2 Deluxe Edition
  • A Boon for Adventurers – New Journey Pack
  • Harpysnare Smoke Beacons – Harpy Lure Item
  • Heartfelt Pendant – A Thoughtful Gift
  • Ambivalent Rift Incense – Change Pawn Inclinations
  • Makeshift Gaol Key – Escape from Gaol
  • Art of Metamorphosis – Character Editor
  • Portcrystal – Warp Location Marker
  • Wakestone – Restore the Dead to Life
  • 500 Rift Crystals – Points to Spend Beyond the Rift
  • 1500 Rift Crystals – Points to Spend Beyond the Rift
  • 2500 Rift Crystals – Points to Spend Beyond the Rift

Jumlah DLC yang dihapus cukup banyak dan mencakup hampir seluruh konten tambahan yang selama ini dijual secara terpisah.

Bagi pemain yang masih mempertimbangkan untuk membeli konten tersebut, waktu yang tersisa kini semakin singkat.

Pemilik DLC Tetap Bisa Mengakses Konten Setelah Delisting

Meski sejumlah DLC akan menghilang dari toko digital, Capcom memastikan bahwa pemain yang sudah membelinya tidak akan kehilangan akses.

Seluruh konten yang telah dimiliki tetap dapat diunduh dan digunakan seperti biasa. Delisting hanya memengaruhi proses pembelian baru dan tidak berdampak pada kepemilikan pemain lama.

Kebijakan ini cukup umum diterapkan dalam industri game digital. Publisher biasanya tetap mempertahankan akses bagi pengguna yang telah membeli produk sebelum dihentikan penjualannya.

Dengan demikian, pemain tidak perlu khawatir kehilangan item, kosmetik, maupun fitur tambahan yang sudah mereka miliki.

Capcom juga belum mengumumkan adanya batas waktu untuk mengunduh ulang DLC yang sudah dibeli. Karena itu, seluruh konten diperkirakan akan tetap tersedia di perpustakaan digital masing-masing pengguna.

Keputusan ini memberikan kepastian bagi komunitas yang selama ini telah berinvestasi pada berbagai DLC Dragon’s Dogma 2.

“Baca Juga: Amazfit Rilis Cheetah 2 Pro dan Ultra untuk Runner Indonesia”

Capcom Sisakan Beberapa Konten dan Picu Spekulasi Paket Baru

Menariknya, tidak semua konten Dragon’s Dogma 2 akan ikut dihapus dari toko digital. Capcom mengonfirmasi bahwa versi standar game masih akan tetap tersedia untuk dibeli.

Selain itu, Explorer’s Camping Kit dan Dragon’s Dogma Music & Sound Collection juga tetap dipertahankan di seluruh platform.

Keputusan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan pemain. Banyak yang menduga Capcom sedang menyiapkan restrukturisasi paket konten menjelang peluncuran Dark Arisen.

Kemungkinan lain adalah hadirnya edisi baru yang menggabungkan game utama dengan ekspansi serta sejumlah DLC yang sebelumnya dijual terpisah. Strategi seperti ini cukup sering dilakukan oleh Capcom pada franchise lain.

Namun hingga saat ini, perusahaan belum memberikan konfirmasi mengenai rencana tersebut. Semua kemungkinan masih menunggu pengumuman resmi berikutnya.

Yang jelas, langkah delisting ini menunjukkan bahwa Dragon’s Dogma 2 masih menjadi salah satu fokus utama Capcom. Dengan ekspansi Dark Arisen yang segera hadir, perusahaan tampaknya ingin memastikan pemain memasuki fase baru petualangan dengan struktur konten yang lebih rapi dan terintegrasi.

Kini, para penggemar hanya tinggal menunggu bagaimana Capcom akan mengembangkan dunia Dragon’s Dogma 2 setelah perubahan besar ini mulai diterapkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *