SandeKennedy – Harapan penggemar untuk melihat Dead Space 4 tampaknya semakin kecil. Setelah sebelumnya muncul kabar bahwa pitch sekuel baru ditolak oleh Electronic Arts pada 2024, kini mantan producer seri tersebut juga mengungkap pandangan pesimistis mengenai masa depan franchise itu.
Chuck Beaver, mantan penulis dan producer Dead Space, menyebut kondisi industri game modern membuat proyek seperti Dead Space 4 sulit diwujudkan secara bisnis.
Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam wawancara terbaru bersama FRVR Podcast. Menurut Beaver, industri game saat ini sudah berubah cukup drastis dibanding era ketika Dead Space pertama kali populer.
“Baca Juga: Qualcomm Hadapi Biaya Tinggi untuk Chip 2nm”
Publisher besar kini lebih fokus pada game live service yang mampu menghasilkan pemasukan jangka panjang. Kondisi tersebut membuat game single-player premium semakin sulit mendapatkan lampu hijau untuk produksi berskala besar.
Pendapat Beaver langsung menarik perhatian komunitas gamer, terutama penggemar game horor single-player yang masih berharap franchise Dead Space dapat kembali berlanjut.
Industri Game Kini Lebih Fokus pada Live Service
Dalam wawancaranya, Beaver menjelaskan bahwa pasar modern saat ini lebih tertarik pada model game live service seperti Fortnite. Game seperti itu dianggap mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Menurutnya, publisher kini melihat monetisasi jangka panjang sebagai faktor utama dalam menentukan proyek baru. Karena itu, game single-player tanpa sistem live service dianggap memiliki risiko bisnis lebih besar.
Beaver menilai model bisnis game premium tradisional kini semakin sulit dipertahankan. Biaya pengembangan game AAA modern terus meningkat secara signifikan setiap tahun.
Sementara itu, ekspektasi pasar terhadap kualitas grafis, teknologi, dan konten juga semakin tinggi. Kondisi tersebut membuat publisher harus berhitung lebih ketat sebelum menyetujui proyek besar.
Game horor single-player seperti Dead Space dianggap memiliki pasar yang lebih terbatas dibanding genre multiplayer live service. Hal tersebut membuat potensi keuntungan jangka panjang dinilai lebih kecil.
Pandangan ini mencerminkan perubahan besar dalam industri game global beberapa tahun terakhir. Banyak publisher kini lebih agresif mengejar model bisnis berbasis layanan berkelanjutan.
Akibatnya, sejumlah franchise klasik single-player mulai menghadapi tantangan lebih besar untuk mendapatkan sekuel baru.
Dead Space 4 Disebut Butuh Penjualan Sangat Besar
Menurut Beaver, Dead Space 4 setidaknya harus terjual lebih dari 10 juta copy hanya untuk menutup biaya pengembangannya. Bahkan angka realistisnya disebut bisa mencapai 15 juta copy.
Target tersebut dianggap sangat tinggi untuk franchise horor single-player. Genre horor memang memiliki basis penggemar loyal, tetapi ukuran pasarnya cenderung lebih kecil dibanding genre mainstream lain.
Biaya produksi game AAA modern kini memang meningkat drastis. Pengembangan teknologi grafis, motion capture, voice acting, dan pemasaran membutuhkan investasi sangat besar.
Publisher besar seperti EA tentu akan mempertimbangkan potensi keuntungan sebelum menyetujui proyek baru. Jika risiko finansial dianggap terlalu besar, proyek kemungkinan sulit mendapat persetujuan.
Beaver tampaknya ingin menggambarkan realitas keras yang kini dihadapi banyak franchise klasik. Popularitas dan status cult classic belum tentu cukup untuk menjamin keberlanjutan sebuah seri game.
Dalam industri modern, keputusan bisnis kini sangat bergantung pada potensi pendapatan jangka panjang. Game dengan model monetisasi berkelanjutan sering dianggap lebih aman secara finansial.
Karena itu, franchise seperti Dead Space menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dibanding era sebelumnya.
Dead Space Remake Sempat Bangkitkan Harapan Fans
Situasi ini terasa cukup ironis karena Dead Space Remake sempat mendapat respons positif saat dirilis pada 2023. Remake tersebut berhasil membangkitkan kembali minat terhadap franchise Dead Space.
Banyak penggemar berharap kesuksesan remake dapat membuka jalan untuk Dead Space 4 atau proyek baru lainnya. Namun hingga kini, EA masih belum memberikan informasi resmi mengenai kelanjutan seri tersebut.
Sementara itu, game orisinal terakhir franchise ini, Dead Space 3, sudah berusia lebih dari 13 tahun. Sejak saat itu, franchise tersebut sempat lama tidak mendapatkan kelanjutan besar.
Dead Space sendiri dikenal sebagai salah satu franchise survival horror paling berpengaruh di industri game modern. Atmosfer mencekam, desain monster Necromorph, dan elemen sci-fi menjadi identitas kuat seri ini.
Karena itu, banyak penggemar masih berharap EA suatu saat kembali melanjutkan franchise tersebut. Namun pernyataan Beaver menunjukkan proses tersebut mungkin jauh lebih sulit dari yang dibayangkan.
Kesuksesan kritik dan komunitas ternyata belum tentu cukup untuk menjamin keberlanjutan franchise dalam industri game modern.
“Baca Juga: Jadwal Film The Legend of Zelda Maju Lebih Awal”
Franchise Horor Single-Player Hadapi Tantangan Baru
Pandangan Beaver juga menggambarkan kondisi yang kini dihadapi banyak franchise horor klasik lain. Genre horor single-player semakin sulit bersaing dengan game live service yang menghasilkan pendapatan terus-menerus.
Publisher kini cenderung mencari proyek dengan potensi monetisasi jangka panjang melalui battle pass, kosmetik, atau layanan online. Sementara game single-player premium biasanya hanya mengandalkan penjualan awal.
Meski begitu, komunitas penggemar game horor tetap cukup besar dan loyal. Banyak pemain masih menginginkan pengalaman naratif dan atmosfer mendalam seperti yang ditawarkan Dead Space.
Perubahan arah industri ini memunculkan kekhawatiran bahwa semakin sedikit publisher besar yang bersedia mengambil risiko pada game horor AAA tradisional.
Hingga kini, belum ada tanda resmi bahwa Dead Space 4 sedang dikembangkan. Namun diskusi mengenai masa depan franchise tersebut masih terus berlangsung di komunitas gamer.
Jika melihat kondisi industri saat ini, masa depan Dead Space memang terlihat cukup sulit. Meski begitu, franchise tersebut tetap menjadi salah satu nama paling ikonik dalam sejarah game survival horror modern.




Leave a Reply