SandeKennedy – Epic Games resmi memperluas pemanfaatan kecerdasan buatan di Fortnite dengan menghadirkan fitur percakapan berbasis AI untuk karakter non-pemain atau NPC. Sebanyak 36 NPC kini dibekali kemampuan berbicara secara dinamis sebagai bagian dari sistem baru bernama Conversations.
Fitur ini menjadi salah satu langkah terbesar Epic Games dalam mengintegrasikan AI langsung ke pengalaman bermain. Berbeda dari sistem dialog tradisional, NPC kini dapat merespons percakapan pemain secara real time sesuai kepribadian dan pengetahuan yang telah ditentukan.
Setelah menyelesaikan tahap pengujian, Epic Games menjadwalkan fitur Conversations tersedia secara umum mulai 30 Juli.
“Baca Juga: Switch 2 OLED Masuk Pertimbangan Nintendo”
Conversations Ubah Cara Pemain Berinteraksi dengan NPC
Selama ini, NPC di berbagai video game umumnya hanya menggunakan dialog yang telah ditulis pengembang. Interaksi pemain pun terbatas pada pilihan jawaban yang telah ditentukan sebelumnya.
Melalui Conversations, Epic Games menghadirkan pendekatan yang berbeda. Sistem ini memungkinkan pemain berbicara dengan NPC secara lebih alami saat berada di Creator Island.
Respons NPC tidak lagi berasal dari dialog tetap. Sebaliknya, setiap jawaban dihasilkan secara dinamis berdasarkan percakapan yang berlangsung selama sesi permainan.
NPC juga mampu mengingat interaksi yang terjadi dalam satu sesi. Kemampuan tersebut membuat percakapan terasa lebih berkelanjutan dibandingkan sistem dialog konvensional.
Selain berbicara dengan pemain, NPC juga dapat memicu berbagai peristiwa gameplay berdasarkan hasil percakapan. Fitur ini membuka peluang bagi kreator untuk menghadirkan pengalaman bermain yang lebih interaktif.
Google Gemini dan ElevenLabs Jadi Teknologi Utama
Epic Games memanfaatkan beberapa teknologi AI untuk menghadirkan fitur Conversations. Google Gemini digunakan untuk menghasilkan respons percakapan secara dinamis.
Sementara itu, ElevenLabs Eleven V3 bertugas mengubah teks hasil AI menjadi suara yang dapat didengar pemain. Kombinasi kedua teknologi tersebut memungkinkan NPC merespons percakapan dalam waktu nyata.
Kreator tidak perlu membuat seluruh dialog secara manual. Mereka hanya perlu menentukan kepribadian, pengetahuan, dan perilaku NPC melalui prompt sederhana.
Selain itu, kreator juga dapat memilih karakter suara yang diinginkan. Setelah pengaturan selesai, sistem AI akan menangani proses percakapan selama permainan berlangsung.
Pendekatan tersebut diharapkan mempermudah pengembangan pengalaman interaktif tanpa harus menulis ribuan baris dialog secara manual.
Fishstick hingga Peely Jadi NPC AI Pertama Fortnite
Sebagai tahap awal, Epic Games telah menyediakan 36 karakter Fortnite yang mendukung fitur Conversations. Seluruh karakter tersebut telah memiliki identitas dan kepribadian masing-masing.
Beberapa karakter populer yang termasuk dalam daftar tersebut antara lain Fishstick, Peely, Cuddle Team Leader, dan The Imagined. Kehadiran tokoh-tokoh ikonik ini diharapkan mempermudah kreator dalam membangun pengalaman bermain.
Epic juga mengungkapkan bahwa 17 karakter akan memiliki kepribadian yang dikunci. Dengan demikian, respons mereka akan selalu sesuai dengan karakter resmi yang telah ditetapkan dalam dunia Fortnite.
Pendekatan ini bertujuan menjaga konsistensi identitas setiap karakter meski percakapannya dihasilkan secara dinamis oleh AI.
“Baca Juga: Final Fantasy XIV Mobile Batal Rilis Secara Global”
Epic Tegaskan Suara AI Berasal dari Aktor yang Memberikan Izin
Epic Games juga menjelaskan asal-usul model suara yang digunakan dalam fitur baru tersebut. Perusahaan menegaskan seluruh model suara dikembangkan menggunakan rekaman dari aktor profesional independen.
Para aktor tersebut telah memberikan persetujuan agar rekaman suara mereka digunakan untuk melatih model AI. Penjelasan ini disampaikan Epic sebagai bentuk transparansi dalam penggunaan teknologi kecerdasan buatan.
Langkah tersebut juga menjadi respons terhadap kontroversi sebelumnya saat Epic memperkenalkan karakter Darth Vader berbasis AI. Saat itu, chatbot dengan suara mendiang James Earl Jones menjadi viral setelah pemain berhasil memancing karakter tersebut mengucapkan kalimat yang tidak semestinya.
Insiden tersebut memicu kritik dari serikat aktor SAG-AFTRA yang menilai penggunaan AI dapat mengurangi peluang kerja bagi pengisi suara manusia. Dengan menegaskan adanya persetujuan dari para aktor, Epic berupaya mengurangi kekhawatiran serupa pada implementasi terbaru ini.
Peluncuran Conversations menunjukkan bahwa AI kini tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat bantu pengembangan gim, tetapi juga menjadi bagian langsung dari pengalaman bermain. Jika implementasinya berjalan sesuai harapan, kreator Fortnite akan dapat menghadirkan NPC yang terasa lebih hidup dan responsif dibandingkan sistem dialog bercabang yang selama ini menjadi standar dalam banyak video game.




Leave a Reply