SandeKennedy – Platform Roblox kembali melakukan pembaruan besar terkait keamanan pengguna muda. Sistem akun baru bernama Roblox Kids dan Roblox Select akan diluncurkan pada Juni 2026. Langkah ini diambil untuk menjawab kritik yang selama ini diarahkan pada keamanan anak di platform tersebut.
Sejak dirilis pada 2006, Roblox berkembang menjadi ekosistem game dan kreator. Jutaan pemain aktif menggunakan platform ini setiap bulan. Namun, popularitas tersebut juga diiringi kekhawatiran soal perlindungan pengguna di bawah umur.
“Baca Juga: Permintaan Tinggi, Stok MacBook Neo Cepat Habis”
Melalui pembaruan ini, Roblox ingin menghadirkan pengalaman yang lebih aman. Sistem baru akan menyesuaikan akses berdasarkan usia pengguna. Hal ini diharapkan mampu meminimalkan risiko yang sebelumnya sering disorot.
Roblox Kids dan Select Atur Akses Berdasarkan Usia
Sistem baru ini membagi pengguna ke dalam beberapa kategori usia. Anak di bawah usia 9 tahun akan menggunakan akun Roblox Kids. Pada tahap ini, akses konten akan sangat dibatasi untuk menjaga keamanan.
Ketika pengguna mencapai usia 9 tahun, akun akan otomatis meningkat ke Roblox Select. Kategori ini ditujukan untuk usia 9 hingga 15 tahun. Pengguna dalam kategori ini mendapatkan akses yang sedikit lebih luas.
Perbedaan utama terletak pada jenis konten yang bisa diakses. Roblox Select memungkinkan akses ke game dengan rating Moderate. Namun, aturan keamanan tetap dipertahankan ketat.
Saat pengguna mencapai usia 16 tahun, akun akan berubah menjadi standar. Pada tahap ini, pembatasan akan berkurang secara signifikan. Pendekatan bertahap ini dirancang untuk menyesuaikan perkembangan pengguna.
Fitur Parental Control Diperluas untuk Pengawasan Lebih Ketat
Selain sistem akun, Roblox juga memperbarui fitur kontrol orang tua. Orang tua kini dapat memblokir game tertentu hingga anak berusia 15 tahun. Fitur ini memberikan kendali lebih besar terhadap aktivitas anak.
Pengaturan chat juga dapat dikontrol secara langsung oleh orang tua. Interaksi sosial yang berisiko dapat dibatasi sesuai kebutuhan. Hal ini penting untuk menjaga keamanan komunikasi anak di platform.
Selain itu, orang tua dapat menyetujui akses ke game tertentu. Beberapa konten tidak tersedia secara default untuk akun anak. Dengan persetujuan manual, akses dapat diberikan secara selektif.
Fitur ini menunjukkan peningkatan serius dalam sistem pengawasan. Roblox tampaknya ingin memberikan alat yang lebih kuat bagi orang tua. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi pengguna muda.
Orang Tua Bisa Pantau Aktivitas dan Perbaiki Data Usia
Pembaruan ini juga menghadirkan fitur pemantauan aktivitas pengguna. Orang tua dapat melihat game yang paling sering dimainkan anak. Informasi ini membantu memahami kebiasaan bermain.
Selain itu, daftar teman online juga dapat diakses. Hal ini memberikan transparansi terhadap interaksi sosial anak. Orang tua dapat mengambil tindakan jika menemukan aktivitas mencurigakan.
Roblox juga memungkinkan perbaikan data usia pengguna. Fitur ini penting untuk memastikan akun sesuai dengan kategori umur. Dengan demikian, sistem keamanan dapat bekerja secara optimal.
Pendekatan ini menekankan pentingnya akurasi data dalam perlindungan pengguna. Kesalahan usia dapat membuka akses yang tidak sesuai. Oleh karena itu, fitur ini menjadi bagian penting dari pembaruan.
“Baca Juga: Kacamata Pintar AI Apple Segera Diperkenalkan”
Upaya Roblox Jawab Kritik Soal Keamanan Anak
Pembaruan ini merupakan respons langsung dari kritik yang telah lama muncul. David Baszucki menegaskan komitmen untuk meningkatkan keamanan platform. Ia menyebut sistem age-based akan terus dikembangkan.
Roblox selama ini memang menghadapi sorotan terkait perlindungan anak. Dengan fitur baru ini, perusahaan berusaha memperbaiki kelemahan tersebut. Implementasi pada Juni 2026 akan menjadi tahap penting.
Ke depan, efektivitas sistem ini akan sangat bergantung pada penerapannya. Jika berjalan baik, kepercayaan pengguna dapat meningkat. Namun, publik tetap akan memantau apakah langkah ini benar-benar mampu mengatasi masalah yang ada.




Leave a Reply